Hati-Hati Telepon Atau WA/SMS Penipuan

By | June 19, 2020

Tidak akan habis-habisnya Telepon Atau WA/SMS penipuan yang mengatasnamakan suatu instansi. Telepon yang menjanjikan hadiah atau berpura-pura sebagai pihak polisi yang mengabarkan kejadian kecelakaan anak atau saudara kita atau perihal mendapat hadiah tertentu bisa hadiah uang atau kendaraan yang ujung-ujungnya kita diharuskan mentransfer sejumlah uang. Hati-hati para pembaca sekalian. modus-modus seperti ini akan terus terjadi dan tidak akan hilang. Sekarang apabila ingin meregister nomor telepon hp diharuskan mendaftarnya dengan mengisi NIK ( nomor  induk kependudukan) dan nomor KK (kartu keluarga), tetapi sepertinya tidak terpengaruh, buktinya penipuan ini sampai sekarang masih bisa dan masih ada.

Saya pribadi secara nyata pernah mengalami 3 penipuan lewat telepon, ceritanya atau kejadiannya sbb ”

1.Penipuan Pentransferan Dana Uang Muka Penjualan Sebidang Tanah

Saya menjual menjual sebidang tanah , lalu ada orang yang menelpon yang setuju dengan harga yang ditawarkan dan meminta nomor rekening bank BRI yang akan dipakai untuk mentransfer uang muka harga tanah tsb. Setelah itu saya harus mengecek di ATM BRI apakah dananya sudah masuk (sampai di sini saya belum sadar, kenapa harus ke ATM, untuk cek saldo kan bisa lewat internet banking !!!?). Singkat cerita saya sudah di depan ATM BRI, dan demgan HP yg masih terkoneksi saya disuruh mengecek saldo, dan ternyata jumlah saldonya tidak sesuai dengan yang dihrapkan oleh si penipu tsb, dan dia menyuruh meminta nomor rekening BRI teman atau saudara yang lain, kebetulan saya ada nomor rekening BRI Ibu saya, saya berikanlah nomor rekening tsb, setelah itu ada permintaan lagi minta nomor hp Ibu saya, Nah di sini saya mulai tersadar, saya tanyakan kenapa harus melibatkan orang ke 3, dengan alasan yang tidak masuk akal, si penipu menjawab pertanyaan sekenanya, saya agak emosi, akhirnya saya minta dibatalkan saja transaksinya. Ini jelas modus penipuan, seandainya saya ada saldo yang cukup lumayan di rekening BRI tentu dananya akan dikuras oleh si penipu dengan disuruh mentransfer via ATM ke rekening si penipu. Alhamdulillah modus ini saya aman. Dan akhirnya sebidang tanah tsb bisa terjual dengan tidak ada proses tipu-tipu.

2. Penipuan di TOKOPEDIA.

Saya mencari sebuah LAPTOP di TOKOPEDIA. Akhirnys ketemu dengan spesifaksi yang saya cari dengan harga yang murah di bawah pasaran. Melakukan transaksilah sayA, dengan membayar/transfer sejumlah uang sesuai dengan yang harus dibayar. Ditunggu beberapa hari ternyata batal secara otomatis karena melewati batas yg sudah ditentukan (karena penjualnya penipu dan tentu tidak ada barangnya walaupun kita sudah chat tentang keberadaan barang tsb) . Saldo menjadi Saldo yang ada di TOKOPEDIA. Kemudian dengan mindset yg sama, saya cari ke seller yg lainnya, ketemu, dan dilakukanlah transaksi. besoknya ada seseorang menelpon mengkonfirmasi kebenaran saya memesan laptop yg sesuai dengan spesifkasinya, nama, alamat rumah. Besok dikatakan barang akan datang, dan dengan meyakinkan kemudian dia bilang sebentar lagi ada konfirmasi dari TOKOPEDIA. Benar tidak lama kemudvian ada SMS masuk, ada nomor kode di sms tersebut. Saya sebutkanlah nomor tersebut dengan tidak berpandangan negatif ke orang tsb, dan dia bilang koneksi HP jangan diputus, tetapi nkok lama ya, sekitar 15 menit akhirnya saya putuskan koneksi tersebut. Agak sadar kemudian saya cek akun tokopedia saya. langsung lemas saya, ternyata akun saya sudah dibajak oleh si penipu dengan menggunakan kode yg telah saya berikan. Saya langsung telpon CS tokopedia, beberapa kali tidak diangkat. Langsung saya pergi menuju kantor pusat tokopedia. Ternyata setelah akun bisa kembali, ternyata saldo sudah ludes habis. Lemah sekali SECURITY tokopedia kalau begitu. Saya pikir ini bukan rezki saya mudah2an Allak kasih rezki yg lebih baik lagi. Setelah beberapa lama saya lihat ada perbaikan SECURITY di tokopedia mengenai hal ini (mungkin karena sudah banyak korban, dan saya berasumsi kalau security tokopediaz spt itu tentu akan terus dan terus akn bertambah korban lagi). Perbaikannya yg saya lihat sbb:

1. Untuk kode konfirmasi sekarang letaknya di belakang, di depannya kata bla-bla…

(perbaikan ini cukup bagus, karena penerma sms bisa lebih hati2 dengan cepat sadar karena kata depannya           hati2   dengan penipuan)

2. Untuk proses pengembalian dana karena pembatalan transaksi tidak bisa 1 hari

( perbaikan yang brilian sekali, karena kalau ketentuan ini berlaku pada saat kejadian spt saya tentu uang pasti akan kembali).

3. Penipuan Via Telepon

Tiba-tiba tidak ada angin tidak ada hujan saya ditelepon oleh pihak yang mengatasnamakan polisi bahwa anak yang paling besar kecelakaan, dan tiba-tiba anak tersebut bicara dengan saya sambil menangis, wah penipunya kurang mahir nich , jelas-jelas itu bukan suara anak saya, saya langsung waspada dan telepon diambil alih lagi oleh penelpon pertama. Bla-bla ujungnya duit, langsung saya tanya nomor anggotanya berapa, langsung dech telponnya diputus. Hati2 dengan modus seperti  ini karena tetangga saya ada yang tertipu sampai Rp 30 juta.

 

Dengan 3 contoh kejadian tsb, kita harus waspada karena di sekeliling kita ada dan masih ada orang-orang jahat yang akan mengelabui, menipu atau mencari uang dengan cara-cara yang tidak terhormat.

Untuk pelengkap mewakili kejadian penipuan di atas di bawah ini ada beberapa video youtube sebagai gambaran proses penipuan spt diatas.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What is 12 + 9 ?
Please leave these two fields as-is:
IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)