Saya Mengalami Stroke, Tangan dan Kaki Kiri Tidak Bisa digerakkan

By | June 22, 2020

2 Minggu lagi saya genap berumur 53 tahun ternyata penyakit stroke ini mampir ke saya

Awalnya mulanya Bagaimana, kok bisa terjadi ?

Setelah Iedul Fitri 1441 H, saya mulai beraktifitas kembali membantu istri dalam menjalankan usaha berjualan kebutuhan rumah tangga seperti gas , air aqua dsb. Pegawai yang ada mengambil iibur selama 1 minggu sehingga  akhirnya sayalah yang mengangkat gas 12kg/3kg dan galon aqua yang dibeli ke kendaraan customer (motor atau mobil). Karena seringnya jujur sebenarnya badan ini sudah berteriak-teriak kecapean. 4 hari kenudian tiba puncaknya saya agak keleyengan/pusing tapi saya masih beraktifitas dan belum sadar ini adalah gejala stroke.

Benar, pada malam itu saya sudah tidak bisa mengendarai motor, tapi tangan dan kiki kiri masih normal. Pulang akhirnya dengan istri yang mengendarai motor di depan. Setibanya di rumah, saya tidur seperti biasa, tapi beberapa lama saya tersadar karena lengan tangan kiri saya agak tearasa sakit, diteruskanlah tidur sampai pagi. Bangun pagi subuh sepertinya ada yang tidak normal pada bagian badan sebelah kiri saya. Tangan dan kaki kiri saya susah digerakkan seperti lumpuh, ya ternyata saya positif kena stroke. Tentunya karena hipertensi dan ada penyumbatan darah di daerah otak yanf terjadi karena proses-proses sebelumnya.

Nah terus bagaimana solusinya setelah terkena ?

Yang paling bingung setelah saya terkena stroke siapa lagi kalau bukan istri saya. Bagaimana tidak ? Yang biasanya dalam keseharian selalu dibantu saya, sekarang babar blas saya tidak bisa membantunya malah akan meropatkannya. Tetangga sebelah rumah yang kebetulan adalah sahabat dan kebetulan teman kuliah menyarankan untuk terapi lintah untuk menghisap darah-darah kental dari tubuh. Saya jalankan hingga kini, sudah berjalan 3 kali dan sekarang kontrol 1 bulan. Selain itu juga saya lakukan dengan cara herbal yaitu dengan tablet mangkudu, tablet deep squa, madu, zaitun dan kopi 7 elemen dari HPAI. Dan dari kedokteran saya ke dokter syaraf diberi vitamin syaraf, pengencer syaraf, obat pusing, dan penurun darah. Ya 3 jalur pengobatan saya jalani. Alhamdulillah setelah 2 minggu  ada perubahan dan saya sudah bisa melakukan shalat jamaah di mesjid depan rumah dengan berdiri. Alhamdulillah, untuk pemulihan selanjutnya tinggal bagaimana saya menjaga pola pikir dan makan, gorengan , asin-asinan, santan, daging harus ditinggalkan untuk menghindari kemungkinan serangan berikutnya Nauzubillah.

Terapi Lintah

                                                                                    Terapi Lintah

Demikianlah sedikit pengalaman saya terkena stroke dan waspadalah ini jangan sampai terjadi pada agan2 semua. Makanan yang mengandung kolesteroal, gorengan, asin, santan dsb perlu dijaga dan aktifitas yang membuat terlalu cape harus dijaga untuk menghindari  penyakit ini jangan sampai mampir ke diri kita.

 

Noted : Stroke adalah keadaan darurat yang harus ditangani secepatnya, karena sel otak dapat mati hanya dalam hitungan menit. Tindakan penanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi tingkat kerusakan otak dan mencegah kemungkinan munculnya komplikasi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What is 5 + 5 ?
Please leave these two fields as-is:
IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)